MAKNA TANDA PADA FESYEN PENGANTIN JAWA BERGAYA MODERN

Hendro Aryanto




Abstract


With the advancement of time, traditional wedding fesyen has gone through development and modification. The changes can be observed through the make-up techniques, materials of the gowns, and the hair-dos, such as sanggul. This article is focused on the shift of the meaning in modern style Javanese wedding fesyen because of its development and modification. The analysis method uses Roland Barthes’ sign analysis. The conclusion shows that modern traditional Javanese wedding fesyen is a representation of cultural shifts and an accumulation of established values and modernization effects. The goal is to develop a higher self-image by reproducing the current situation and condition.


Abstract in Bahasa Indonesia:

Seiring dengan perjalanan waktu, fesyen pengantin tradisional mengalami perkembangan dan modifikasi. Perubahan bisa terlihat dari tata rias wajah, bahan gaun yang dipergunakan, dan sanggul. Fokus tulisan ini mengangkat tentang masalah pergeseran makna pada fesyen pengantin Jawa bergaya modern dikerenakan perkembangan dan modifikasi. Metode analisis menggunakan analisis tanda dari Roland Barthes. Hasil analisis menunjukkan bahwa fesyen pada pengantin tradisional bergaya Jawa modern, adalah representasi pergeseran budaya dan perpaduan dari nilai-nilai yang sudah pakem dengan efek modernisasi. Tujuannya adalah membangun citra diri yang lebih tinggi dengan mereproduksi kondisi dan situasi yang ada.

Kata kunci: makna, tanda, fesyen, pengantin, jawa, modern.


Keywords


meaning, sign, fesyen, wedding, Javanese, modern.

Full Text: PDF

The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Petra Christian University. It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education - Republic of Indonesia.

©All right reserved 2016.Nirmana, ISSN: 0215-0905

web stats
View My Stats




Copyright © Research Center Web-Dev Team