DEKONSTRUKSI DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL: SEBUAH PENJELAJAHAN KEMUNGKINAN Studi Kasus Desain Iklan Rokok A-mild

Freddy H. Istanto




Abstract


Deconstruction%2C along with its post-modernism background that rooted in the philosophical thinking%2C appears to show that the set of the integrated and solid thought is now being sorted into its basis. The existence of the deconstruction can be seen as a part of the post-modernism which epistemologically has to acknowledge the reality that people should not follow inflexible way of thinking.
This writing is trying to seek for the possibility of applying the deconstruction into the Visual Communication Design through analyzing A-Mild%2C a cigarette commercial.
Abstract in Bahasa Indonesia :

Dekonstruksi hadir dengan latar-belakang post-modernisme yang berdasarkan pemikiran filsafat bahwa susunan pemikiran yang begitu terpadu%2C yang tersusun rapi%2C kini dipilah-pilah sampai ke dasar-dasarnya. Kehadiran dekonstruksi dilihat sebagai bagian dari posmodernisme yang secara epistemologi atau filsafat pengetahuan%2C harus menerima suatu kenyataan bahwa manusia tidak boleh terpaku pada suatu sistim pemikiran yang begitu ketat dan kaku.
Tulisan ini mencoba untuk mencari kemungkinan penerapan dekonstruksi pada disiplin Desain Komunikasi Visual utamanya dengan menghadirkan desain iklan rokok A-mild sebagai studi kasus. Deconstruction%2C Visual Communication Design%2C Advertisement%2C A-Mild Advertisement.


Full Text: PDF

The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Petra Christian University. It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education - Republic of Indonesia.

©All right reserved 2016.Nirmana, ISSN: 0215-0905

web stats
View My Stats




Copyright © Research Center Web-Dev Team