Perancangan Environment Graphics Museum Gajah

Authors

  • Brian Alvin Hananto Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Indonesia
  • Hady Soenarjo Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.9744/nirmana.17.2.67-77

Keywords:

Environment Graphics, Wayfinding, Signage, Museum

Abstract

Sebagai salah satu museum yang tua, Museum Gajah memiliki ribuan koleksi yang dipamerkan dalam tempat yang terbatas. Pameran artefak yang padat di Museum Gajah tidak memiliki environment graphic yang  harusnya  dapat  menunjang  pameran  tersebut.  Kajian  ini  bertujuan  untuk  membuat  sebuah environment  graphic  baru.  Dengan  observasi  lapangan  dan  studi  referensi,  hasil  desain  dari  kajian  ini dapat menjadi model akan bagaimana proses desain environment graphic dapat dilakukan.

References

Berger, Craig M. Wayfinding: Designing and Implementing, Graphic Navigational Systems. Kaki Bukit View: RotoVision SA, 2005.

Graphic Navigational Systems. Kaki Bukit View: RotoVision SA, 2005. Environmental Graphic Design Systems 2nd ed. Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons, 2015.

“Koleksi,” Museum Nasional, diakses pada 26 Mei, 2017, https://www.museumnasional.or.id/category/koleksi

Truelove, James Grayson. This Way: Signage Design for Public Spaces. Massachusetts: Rockport, 2000.

“Visi dan Misi Museum Nasional Indonesia,” Museum Nasional, diakses pada 26 Mei, 2017, https://www.museumnasional.or.id/tentang-kami/visi- misi

Downloads

Published

2019-02-06

Issue

Section

Articles