Coco: Relasi Keluarga Hingga Tradisi Budaya

Authors

  • Ghalif P. Sadewa Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.9744/nirmana.18.2.43-50

Keywords:

film, relasi keluarga, musik, kematian, budaya Meksiko

Abstract

Keluarga menjadi hal pokok dan pertama dimana relasi diajarkan. Ajaran moral dan pedoman hidup merupakan bagian eksistensi yang nyata dalam bentuk komunikasi anggota keluarga. Wajar adanya jika tema kasih sayang dalam keluarga kerap dijumpai pada sebuah film. Kedekatan emosi, persoalan yang sama, hingga latar cerita membuat tema ini mudah diterima penontonnya. Konflik sederhana namun jika diramu dengan baik tentu akan memikat penonton. Apalagi jika menyajikan visual yang memukau. Coco adalah perjalanan emosional yang mudah dimengerti. Sebuah perjalanan singkat untuk kembali mengenal arti keluarga dan wisata budaya Meksiko dalam Dia de los Muertos. Coco merajut makna kehilangan dan kematian bukan dengan cara klise. Menyuguhkan hal yang tampak lebih indah dalam memaknai sebuah kematian. Nafas naratif tak sekadar dari dialog dan konflik antar tokohnya jauh dari hal itu, Coco menawarkan elemen visual yang menawan. Musik yang saling mengisi emosional tokoh dengan ujung dramatik adegan yang menguras air mata.

References

Ajidarma, Seno Gumira. 2000, Layar Kata, Yayasan Bentang Budaya, Yogyakarta.

Boggs, M Joseph. 1992, The Art of Watching Film atau Cara Menilai Sebuah Film, terjemahan Drs. Asrul Sani, Yayasan Citra, Jakarta.

Livingstone, Don. 1969, Film and The Director, Capricorn Book, New York.

Sugiharto, Bambang. 2013, Untuk Apa Seni?, Mata-hari, Bandung.

https://www.bernas.id/62278-seperti-dugaan-coco-menang-kategori-film-animasi-terbaik-oscar-2018.

http://www.cnnindonesia.com/hiburan/20171204103118-220-259904/coco masih dominasi puncak box office.

http://hiburan.metrotvnews.com/film/GbmJB39k lima elemen visual meksiko dalam film coco.

Downloads

Published

2021-09-27

Issue

Section

Articles