Heritage Branding Keraton Kasepuhan dan Kanoman di Instagram

Authors

  • Nina Sofiyawati Universitas Ciputra Surabaya
  • Alexandra Ruth Santoso Universitas Ciputra Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.9744/nirmana.26.2.%25p

Keywords:

Heritage branding, Instagram, Kasepuhan, Kanoman, representasi budaya

Abstract

Penelitian mengkaji praktik heritage branding Keraton Cirebon di Instagram dengan membandingkan Keraton Kasepuhan dan Kanoman. Masalah utama bagaimana kedua keraton merepresentasikan budaya dan nilai tradisi untuk membangun legitimasi di ruang digital. Penelitian menggunakan kualitatif dengan studi kasus komparatif terhadap unggahan feed dan caption Instagram officialnya pada periode 2020-2023. Unit analisis dibatasi pada unggahan pusaka, ritual adat, narasi sejarah, promosi budaya, serta pengakuan sosial dan kelembagaan. Data dipetakan secara tematik dan dianalisis dengan membaca relasi antara objek visual, narasi caption, aktor yang ditampilkan, dan konteks kelembagaan melalui konsep heritage branding dan teori representasi. Hasil menunjukkan Kasepuhan membangun heritage branding melalui pola pelembagaan warisan pusaka, figur otoritas, relasi negara, dan kontinuitas sejarah untuk menegaskan kewibawaan institusional. Sebaliknya, Kanoman membangun heritage branding melalui pola penghidupan tradisi ritual komunal, praktik keagamaan, kedekatan sosial, dan pepakem untuk menegaskan otoritas spiritual-kultural. Temuan ini menunjukkan Instagram berfungsi sebagai ruang komunikasi visual tempat tradisi diseleksi, dibingkai, dan dilegitimasi untuk membedakan posisi simbolik masing-masing keraton.

References

Balmer, J. M. T. (2011). Corporate heritage identities, corporate heritage brands and the multiple heritage identities of the British Monarchy. European Journal of Marketing, 45(9/10), 1380–1398. https://doi.org/10.1108/03090561111151817

Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education (pp. 241–258). Greenwood.

Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power (J. B. Thompson, Ed.; G. Raymond & M. Adamson, Trans.). Harvard University Press.

Bourdieu, P. (1993). The field of cultural production: Essays on art and literature. Columbia University Press.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Caniggia, C., & Carley, K. M. (2020). From social media to organized disinformation: The evolution of information operations in the digital age. Journal of Information Technology & Politics, 17(4), 1–20.

Ekadjati, E. S., Haryoto, S., & Supriatna, A. S. (1991). Sejarah Kebudayaan Sunda. Bandung: Penerbit Angkasa.

Hardjasaputra, A. S. (2011). Cirebon dalam Lima Zaman (Abad ke-15 hingga Pertengahan Abad ke-20). Bandung: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Hall, S. (1980). Encoding/decoding. In S. Hall, D. Hobson, A. Lowe, & P. Willis (Eds.), Culture, media, language (pp. 128–138). Hutchinson.

Hall, S. (1997). The work of representation. In S. Hall (Ed.), Representation: Cultural representations and signifying practices (pp. 13–74). SAGE.

Kavaratzis, M., & Hatch, M. J. (2013). The dynamics of place brands: An identity-based approach to place branding theory. Marketing Theory, 13(1), 69–86. https://doi.org/10.1177/1470593112467268

Lombard, D. (1990). Le carrefour javanais: Essai d’histoire globale (Vols. 1–3). Paris, France: Éditions de l’École des Hautes Études en Sciences Sociales.

Lubis, N. H. (1998). Kehidupan Kaum Menak Priangan 1800-1942 (1 ed.). Pusat Informasi Kebudayaan Sunda.

Patton, M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). SAGE.

Prahara, G. A., & Sunarmi. (2024). Eksplorasi media sosial sebagai sarana komunikasi Kerajaan Sumedang Larang: Analisis konten berbasis visual. Jurnal Citrawira. 5(1), 95-109. https://doi.org/10.33153/citrawira.v5i1.5730

Prayitno, P. (2021, September 6). Menjaga kemuliaan Sunan Gunung Jati dari Sekretariat 2 Kasultanan Kanoman Cirebon. Liputan6.com. https://www.liputan6.com/regional/read/4650445/menjaga-kemuliaan-sunan-gunung-jati-dari-sekretariat-2-kasultanan-kanoman-cirebon

Reid, A. (1988). Southeast Asia in the age of commerce, 1450–1680: The lands below the winds (Vol. 1). Yale University Press.

Smith, L. (2006). Uses of heritage. Routledge.

Sofiyawati, N., Ahimsa-Putra, H. S., & Wahyono, S. B. (2023). Power representation of Cirebon Sultanate (Kasepuhan and Kanoman Palace) on social media Instagram. Proceeding of Creative and Collaborative Communication Conference (CCOMM), 1(1). Petra Christian University. https://proceeding-ccomm.petra.ac.id/index.php/ccomm/issue/view/1

Sofiyawati, N., Ahimsa-Putra, H. S., & Wahyono, S. B. (2025). Instagram as arena: Interdisciplinary approaches to symbolic power and cultural representation in the royal palaces of Cirebon. Environment-Behaviour Proceedings Journal (E-B), Asia Pacific Art Forum (APAF 2025) Yogyakarta, 10(SI39):43-51. DOI:10.21834/e-bpj.v10iSI39.7672.

Stefanus, F. (2022). Pengelolaan media sosial untuk pelestarian budaya (Studi kasus pengelolaan konten media sosial @kratonjogja oleh Tepas Tandha Yekti). Skripsi Jurusan Ilmu Komunikasi. Universitas Gadjah Mada.

Syahroi, M. R., & Pratiwi, R. Z. B. (2024). Cyber branding Rumah Budaya Kratonan dalam membentuk citra community center Kota Surakarta. Jurnal PIKMA: Publikasi Ilmu Komunikasi Media dan Cinema, 6(2), 311–336.

Urde, M., Greyser, S. A., & Balmer, J. M. T. (2007). Corporate brands with a heritage. Journal of Brand Management, 15(1), 4-19. https://doi.org/10.1057/palgrave.bm.2550106

Wahyuningsih, S. P. (2025). Proses difusi-adopsi inovasi penggunaan Instagram @kratonjogja sebagai pelestarian budaya Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Skripsi Jurusan Ilmu Komunikasi. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Wawad, S. (2020, September 1). Beda pakem, filolog jelaskan tradisi penobatan sultan era Sunan Gunung Jati. detikNews. https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5155021/beda-pakem-filolog-jelaskan-tradisi-penobatan-sultan-era-sunan-gunung-jati

Wijayanti, Y. T., Damastuti, R., & Zahra, L. (2022). Content analysis of Instagram account @kratonjogja as a digital marketing media for tourism during the Covid-19 pandemic. Proceeding 2nd International Conference on Communication Science (ICCS 2022). https://doi.org/10.29303/iccsproceeding.v2i1.60

Downloads

Published

2026-07-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Heritage Branding Keraton Kasepuhan dan Kanoman di Instagram. (2026). Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana, 26(2), 155-174. https://doi.org/10.9744/nirmana.26.2.%p