Analisis Perbandingan Kemasan Berkelanjutan dengan Berbahan Dasar Material Alam

Authors

  • Nanda Nini Anggalih Program Studi D4 Desain Grafis, Program Vokasi, Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.9744/nirmana.22.1.8-17

Keywords:

kemasan, keberlanjutan, komparasi, material alam

Abstract

Akhir-akhir ini isu keberlanjutan atau sustainability menjadi topik hangat yang sering diperbincangkan, terutama karena meningkatnya jumlah sampah, khususnya sampah kemasan. Kemasan mempunyai daya rusak yang sangat besar bagi lingkungan. Bersamaan dengan berbagai masalah pencemaran lingkungan oleh karena sampah industri maupun sarnpah rumah tangga, produsen dan industri kemasan dituntut untuk mencari bahan baku atau membuat kemasan-kemasan tertentu yanq ramah lingkungan. Kemasan yang less damaging semakin diminati dan dan hal tersebut dinilai sangat efektif dalam pemasaran dan memicu banyaknya riset pengembangan kemasan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana merek atau produsen kemasan menggunakan tiga pilar berkelanjutan (Triple Bottom Line/TBL) dalam mengembangkan produk maupun kemasannya sehingga dapat memenuhi kebutuhan fungsional dan ekonomi tanpa mengorbankan masa depan ekosistem. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode analitis kualitatif berdasarkan data yang terkumpul kemudian dijabarkan secara deskriptif dengan membandingkan ketiga objek penelitian sebagai studi kasus. Hasil penelitian dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih bahan kemasan terutama guidance dan tata cara manajemen supply chain serta siklus kemasan untuk menghasilkan produk yang berkelanjutan.

References

Fauzi, A. (2004). Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Jakarta: Gramedia.

Felisia, A. L. (2014). Triple Bottom Line dan Sustainability. 18(1), pp.14-27.

Gay, Mills, Airasian. (2011). Educational Research. New Jersey: Pearson.

Greenpeace. 2019. Krisis Sebelum Terurai: Rekapitulasi Temuan Audit Merek Sampah Plastik Tahun 2016-2019 di Indonesia. https://www.greenpeace.org/static/planet4-indonesia-stateless/2019/11/f8b99e3c-greenpeace-final-rekapitulasi-audit-merek-sampah-plastik-sekali-pakai-lowres.pdf

Hariyadi, P. (2014). Sustainable Food Packaging: Arah Pengembangan Pengemas Pangan Masa Depan. Foodreview Indonesia. 9, pp.18-25.

Q. Zhu, J. Sarkis, & K. Lai. (2007). Green Supply Chain Management: Pressures, Practices and Performance Within the Chinese Automobile Industry. Journal of Cleaner Production. 15, pp.1041-1052.

Sonneveld, K., & James, K. (2005). Sustainable Packaging: How do we Define and Measure It?. Victoria University.

Syarif, R., & Halid, H. (1991). Teknologi Penyimpanan Pangan. Jakarta: Arcan.

Wibisono, Y. (2007). Membedah Konsep & Aplikasi CSR (Corporate Social Responsibility). Jakarta: PT Gramedia.

World Economic Forum. (January, 2016). Industry Agenda: The New Plastics Economy Rethinking The Future of Plastic. http://www3.weforum.org/docs/WEF_The_New_Plastics_Economy.pdf.

http:// www.dell.co.uk

http://www.crlsberggroup.com

http://www.tedieline.com

http://orientalbamboo.com

Downloads

Published

2022-06-08